InidiaNews.com-PALEMBANG — Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan tata kelola keuangan daerah demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, S.H., M.H., saat menghadiri prosesi pengukuhan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan yang baru, Farid Firman, S.H., M.Si., di Griya Agung, Palembang, Senin 5 Oktober 2026.
Acara pengukuhan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, serta dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel, para kepala daerah se-Provinsi Sumatera Selatan, dan sejumlah pejabat instansi vertikal.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani memberikan ucapan selamat datang sekaligus menyatakan kesiapan penuh jajaran Pemkab Ogan Ilir untuk membangun sinergi yang lebih erat dengan BPKP. Menurutnya, kehadiran BPKP memiliki nilai strategis dalam mengawal setiap rupiah anggaran pembangunan agar benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat datang dan selamat menjalankan amanah kepada Bapak Farid Firman. Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir siap membangun kolaborasi dan komunikasi yang intensif. Kami berharap BPKP terus membimbing kami dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, pengawasan pembangunan, serta pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” ujar Ardani di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru dalam arahan khususnya menekankan bahwa tantangan pengelolaan keuangan ke depan tidaklah mudah. Di tengah tuntutan efisiensi, seluruh kepala daerah dituntut untuk tetap kreatif dan tepat sasaran dalam merealisasikan program pembangunan.
Herman Deru mengibaratkan BPKP sebagai ‘navigator’ yang mengarahkan kebijakan anggaran agar tidak keluar dari koridor hukum.
“Kerja sama kita selama ini sudah berjalan sangat baik. BPKP telah membantu menavigasi kebijakan anggaran dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Di tengah keterbatasan anggaran, kita tidak boleh menyerah karena masyarakat menantikan realisasi pembangunan. Di sinilah pentingnya perencanaan matang yang dibimbing langsung oleh BPKP,” tegas Herman Deru dalam sambutannya.
Prosesi pengukuhan Farid Firman ini diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kepala BPKP RI, dilanjutkan pengambilan sumpah, penandatanganan berita acara, hingga penyerahan memori jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru.
Melalui momentum ini, Pemkab Ogan Ilir optimistis kerja sama yang solid dengan BPKP Sumsel akan menjadi benteng utama dalam mencegah penyelewengan anggaran, sekaligus mengakselerasi kemajuan daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (01)













