InidiaNews.com-OGAN ILIR – Akses transportasi dan urat nadi perekonomian masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), dipastikan bakal semakin lancar.
Kepastian ini ditandai dengan dimulainya pembangunan (groundbreaking) Jembatan Air Arisan Mendang dan Jembatan Air Talang Pramuan pada Kamis 1 Oktober 2026.
Prosesi peletakan batu pertama yang dipusatkan di Desa Penyandingan, Kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., bersama Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom.
Acara ini juga disaksikan oleh jajaran Forkopimda Provinsi Sumsel dan Kabupaten Ogan Ilir, kepala perangkat daerah, serta ratusan warga setempat yang antusias melihat langsung dimulainya proyek infrastruktur tersebut.
Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, menyampaikan apresiasi yang mendalam dan terima kasih kepada Gubernur beserta jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel atas bantuan dan perhatian besar terhadap pembangunan di wilayahnya.
Menurut Bupati Panca, kehadiran dua jembatan ini memegang peran krusial dalam memperlancar mobilitas warga dan memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas dukungan yang diberikan. Pembangunan jembatan ini sangat penting untuk mendukung aktivitas perekonomian masyarakat,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Bupati Panca mengungkapkan bahwa wilayahnya masih membutuhkan banyak pembenahan infrastruktur serupa. Ia berharap sinergi ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat luas.
“Mudah-mudahan ke depan, 13 jembatan lainnya yang masih menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat juga dapat memperoleh dukungan dan bantuan pembangunan dari pemerintah provinsi,” tambah Bupati.
Pembangunan dua jembatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Pemprov Sumsel dan Pemkab Ogan Ilir yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar publik.
Dengan infrastruktur jembatan yang memadai, distribusi hasil pertanian dan berbagai komoditas unggulan daerah diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien, sehingga mampu memicu pertumbuhan ekonomi yang signifikan di wilayah Ogan Ilir. (01)







