Menjaga Kenyamanan Trans Sumatera, Hutama Karya Kelola 35 Rest Area dan Ajak Pemudik Tertib Kebersihan

InidiaNews.com-SUMATRA — PT Hutama Karya (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan jalan tol yang aman dan nyaman. Mengusung semangat “Melayani Sepenuh Hati”, badan usaha milik negara ini fokus menjaga kualitas fasilitas tempat istirahat (rest area) di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), sekaligus mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bersama.

Saat ini, Hutama Karya resmi mengelola 35 rest area yang tersebar di berbagai ruas JTTS. Fasilitas ini terdiri dari 30 rest area Tipe A (fasilitas lengkap termasuk SPBU) dan 5 rest area Tipe B.

Penyebaran titik peristirahatan ini meliputi sejumlah ruas strategis, antara lain:
Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), Indralaya–Prabumulih (Indraprabu), Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba), Pekbaru–Dumai (Permai)
Pekanbaru–Bangkinang, Padang–Sicincin
Binjai–Stabat, Indrapura–Kisaran (Inkis)
Sigli–Banda Aceh, Betung–Tempino–Jambi (Betejam).

Inovasi Keselamatan di Ruas Pendek
Meski secara regulasi ruas jalan tol pendek tidak diwajibkan memiliki tempat istirahat, Hutama Karya mengambil langkah diskresioner demi keselamatan berkendara. Pada Jalan Tol Palembang–Indralaya (Palindra) yang hanya membentang sepanjang 22 kilometer,

perusahaan tetap menyediakan fasilitas rest area mini. Fasilitas ini dilengkapi dengan toilet, musala, dan tenant makanan. Langkah mitigasi ini diambil untuk mengantisipasi risiko kecelakaan akibat faktor kelelahan atau kantuk (microsleep), sejalan dengan kampanye keselamatan berkendara “Selamat Sampai Tujuan” (SETUJU).

Kolaborasi Pengelola dan Pengguna Jalan
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menegaskan bahwa aspek kebersihan seperti toilet yang higienis dan lingkungan yang tertata merupakan bentuk pelayanan mendasar yang sangat berdampak bagi psikologis pengendara. Namun, ia juga menggarisbawahi bahwa kenyamanan berkelanjutan tidak dapat bertumpu pada petugas kebersihan saja.

“Petugas kami terus berupaya menjaga kebersihan secara berkala, namun kenyamanan yang berkelanjutan tentu akan lebih mudah terwujud apabila setiap pengunjung turut mengambil peran. Hal sederhana seperti menyiram toilet setelah digunakan atau membuang sampah pada tempatnya merupakan bentuk kepedulian kepada sesama pengguna jalan,” ujar Iwan.

Modernisasi Layanan dan Pengaduan Publik
Guna mempermudah pengguna jalan dalam memetakan estimasi waktu istirahat, Hutama Karya mengintegrasikan pemantauan lokasi melalui fitur MoRestArea di dalam aplikasi Mozy.

Sebagai bentuk transparansi dan pemenuhan hak konsumen sesuai prinsip jurnalistik yang berimbang, pihak pengelola juga membuka ruang komunikasi dua arah bagi masyarakat yang ingin memberikan kritik, saran, maupun laporan terkait fasilitas yang rusak atau kurang bersih. Pengguna jalan dapat menghubungi:
Call Center Terintegrasi: 150-700
WhatsApp Official: 0811-277-000
Fitur Feedback: Aplikasi Mozy (tersedia di App Store dan Google Play Store)

Melalui pengelolaan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat ini, Hutama Karya berharap JTTS tidak hanya berfungsi sebagai jalur konektivitas ekonomi, melainkan juga memberikan pengalaman berkendara yang aman, manusiawi, dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *