InidiaNews.com-OGAN ILIR-Diduga terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Berdampak terjadinya kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan minibus dan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di ruas jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) Sabtu Pagi, 5 September 2026 sekitar pukul 06.30 wib.
Meski tidak ada korban jiwa, namun empat kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun, sempat ringsek, dan saat kejadian para penumpang sempat menjerit dan panik berhamburan keluar.
Berdasarkan informasi dari unggahan akun media sosial @palembangkitogalo dan @muaraenim_terkini, insiden tabrakan beruntun ini melibatkan Bus DAMRI dan Bus ALS (Antar Lintas Sumatera) yang melaju dari arah yang sama.
Di lokasi kejadian, terlihat sejumlah penumpang yang panik dan berhamburan keluar dari kendaraan dan terlihat seorang penumpang perempuan paruh baya yang terduduk lemas di aspal jalan tol, persis di samping badan Bus DAMRI yang mengalami kecelakaan.
Belum ada keterangan resmi dari Sat Lantas Polres Ogan Ilir mengenai insiden tersebut .
Namun berdasarkan siaran persen dari PT Hutama Karya yang disampaikan Regional Head Sumatera Bagian Selatan PT Hutama Karya (Persero) Arief Yeri Kristanto menyebutkan bahwa telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan 4 kendaraan yaitu Kendaraan 1: Mitsubishi Triton dengan plat nomor kendaraan BG 8136 CI dan Kendaraan 2: Bus ALS dengan plat nomor kendaraan BK 7672 UA, dan Kendaraan 3: Bus Damri dengan plat nomor kendaraan BG 7751 AQ serta Kendaraan 4: Toyota Avanza dengan plat nomor kendaraan B 2029 CY di KM 9+700 A Jalan Tol Palembang – Indralaya pada hari ini, Sabtu 05 September 2026 Pukul 06.20 WIB.
Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, kendaraan 1 melaju dari arah Palembang menuju Indralaya, lalu sesampainya di lajur cepat, kendaraan tersebut mengurangi kecepatan, sehingga saat di lokasi kejadian kendaraan 2 yang melaju dari arah Palembang menuju Indralaya yang diduga kurang fokus menabrak Kendaraan 1.
Di saat yang bersamaan, Kendaraan 3 melaju di Lajur cepat dan menabrak Kendaraan 2 dan kendaraan 4 yang melaju di Lajur cepat menabrak Kendaraan 3. Keempat kendaraan dalam posisi roda normal dengan kondisi akhir menghadap selatan.
Kecelakaan ini telah ditangani oleh Hutama Karya selaku pengelola Tol Palembang – Indralaya berkoordinasi dengan pihak kepolisian daerah setempat dan tidak mengganggu arus lalu lintas serta tidak terdapat korban jiwa.
“Adapun untuk informasi mengenai identitas korban dapat menghubungi pihak kepolisian setempat,”pinta Arief.
Hutama Karya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, berkendara di kecepatan maksimal 80 km/jam, mengecek kondisi kendaraan sebelum mengemudi, memastikan berkendara dalam kondisi prima dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk, serta selalu SETUJU bahwa keselamatan adalah nomor satu.(01)







