Tantangan Dakwah Era Digital: MUI Ogan Ilir Gembleng 200 Da’i-Da’iyah Sebelum Pengukuhan

Para narasumber tengah menyampaikan materi  pelatihan Da’i dan  Da’iyah 

 

InidiaNews.com-OGAN ILIR – Menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ogan Ilir bergerak cepat mempersiapkan para pendakwah yang relevan dengan zaman.

Sebanyak 200 peserta secara resmi mengikuti pelatihan Da’i/Da’iyah yang digelar di Gedung Pendopoan Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir, Kompleks Perkantoran Terpadu Tanjung Senai, Indralaya, pada Kamis 29 Oktober 2026.

Acara strategis ini diselenggarakan sebagai rangkaian utama sebelum dilangsungkannya pengukuhan resmi Ketua dan Pengurus Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Ogan Ilir .

Peserta Da’iyah

Pelatihan kali ini mengusung tema yang sangat krusial bagi lanskap dakwah modern: “Da’i Berilmu, Bijak Bermedia, Merawat Umat di Era Digital”. Melalui tema ini, MUI berkomitmen agar para pendakwah tidak hanya menguasai ilmu fikih dan akidah secara mendalam, tetapi juga cakap serta bijak dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana syiar yang menyejukkan.

Untuk memastikan materi tersampaikan dengan bobot keilmuan yang tinggi, panitia menghadirkan jajaran narasumber kompeten dari tingkat provinsi dan kabupaten, di antaranya: Dr. H. Supadmi Kohar, M.M. (Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Selatan)
Dr. Nur Khalis, M.Ag. (Dewan Pimpinan MUI Provinsi Sumatera Selatan), Dr. M. Saiyid Mahadir, Lc., M.Ag. (Ketua Komisi Fatwa)
H. Abdi Pemi Karyanto, Lc. (Sekretaris I MUI Ogan Ilir).

Jalannya diskusi dan pemaparan materi yang berlangsung interaktif ini dipandu langsung oleh moderator Dr. K.H. Zaimuddin, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum MUI Ogan Ilir.

Peserta Da’i

Antusiasme peserta terlihat dari representasi berbagai elemen umat Islam di Ogan Ilir. Penyelenggara mencatat komposisi peserta tidak hanya berasal dari internal pengurus, melainkan juga merangkul berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan lembaga pendidikan tinggi, dengan rincian sebagai berikut:

MUI Kabupaten & Kecamatan: 90 utusan kabupaten dan masing-masing 4 delegasi dari 16 kecamatan.
Kementerian Agama: 16 orang Penyuluh Agama dari Kemenag Ogan Ilir.
Ormas Islam (Masing-masing 3 utusan): PCNU, Muhammadiyah, Dewan Masjid Indonesia (DMI), IKADI, BKPRMI, BKPAKSI, FORPES, dan FP2UKD Ogan Ilir.

Akademisi & Mahasiswa (Masing-masing 3 utusan): UQI Indralaya dan IAIN Raudhatul Ulum Sakatiga.

Melalui pelatihan intensif ini, para Da’i dan Da’iyah diharapkan mampu menjadi benteng informasi keagamaan yang meluruskan hoaks, menyebarkan konten edukatif, serta tetap menjaga persatuan umat (ukhuwah Islamiyah) di ruang siber. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *