InidiaNews.com- Ogan Ilir– Sudah menjadi pemandangan setiap hari puluhan hingga ratusan truk secara bergantian antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) di seberang jalan perumahan Taman Permata Indralaya (TPI) Kabupaten Ogan Ilir.
Keberadaan SPBU tersebut satu-satunya ada ditengah kota Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.
Kemacetan kendaraanpun mewarnainya setiap hari mulai pagi, siang, sore bahkan tengah malam.
Pada jam-jam tertentu, seperti saat anak-anak pergi berangkat sekolah, ASN, PPPK, dan karyawan swasta berangkat ke kantor , Kemacetan kendaraan tak terelakkan.
Begitupun sebaliknya ketika jam pulang sekolah, pulang kerja, Kemacetan kendaraan seperti menjadi “Tradisi”wajah kota Indralaya yang terkesan tidak pernah “Diurus”.
Penyebabnya sendiri, akibat puluhan kendaraan truk dengan berbagi sumbu kendaraan mulai dari sumbu 2 dan 3 antrean BBM di SPBU Indralaya tersebut.
Puluhan kendaraan truk memenuhi halaman SPBU hingga meluber ke jalan, bahkan sampai-sampai mangkal dipinggir jalan , untuk antrean giliran masuk ke halaman SPBU.
Itupun baru kendaraan truk, belum lagi kendaraan pribadi dengan BBM solar ikut berbaur dengan kendaraan truk.
Tidak heran, jalan lintas timur (Jalintim) yang ada ditengah kota Indralaya dan belum menjadi dua jalur terjadi kemacetan setiap harinya.
“Tidak tahu sampai kapan kemacetan ini terjadi, puluhan truk tiap hari antrean terus di SPBU ini untuk mendapatkan dan membeli BBM,”kata warga bernama Malikul kepada media ini.
Semestinya, SPBU yang ada ditengah kota, untuk tidak melayani kendaraan truk, seperti dikota-kota lainnya,”Hanya SPBU yang diluar kota yang bisa melayani pengisian BBM untuk jenis kendaraan truk, karena kalau ditengah kota, maka kemacetan yang terjadi, “kata Malikul.
Salah satu tokoh masyarakat Ustadz M Gusti Ali mengatakan, antrean kendaraan truk di SPBU hingga menimbulkan kemacetan merupakan amburadulnya sistem manajemen pertamina dan pemerintah.
“Rakyat tambah susah, yang kaya tambah kaya yang miskin tambah miskin dan susah. Aneh kadang penyaluran BBM dari Depo saja sudah kacau, kepedulian pemerintah dalam hal ini Pertamina sudah hilang, “tegas mantan Ketua Masjid Agung An-Nur Indralaya ini.
Kadishub Pemkab Ogan Ilir Edi Hapandi, SE, MSi ketika dihubungi secara terpisah, mengakui kalau dikawasan SPBU TPI sering mengalami kemacetan setiap harinya.
“Kita segera koordinasi dengan pihak pengelola SPBU, Sat Lantas Polres Ogan Ilir, dan Dinas terkait lainnya, “ujarnya (01)












