InidiaNews.com-Ogan Ilir-Dalam rangka mempercepat penuntasan kasus Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Ogan Ilir, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria pada Rabu, 6 Mei 2026.
Rakor berlangsung di Ruang Rapat Utama Pemkab Ogan Ilir.
Kegiatan ini dibuka dan dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Ogan Ilir, Dicky Syailendra, S.Sos.
Turut hadir berbagai lintas sektor, di antaranya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Ogan Ilir, rumah sakit pemerintah dan swasta, Baznas, BPJS Ogan Ilir, para camat se-Kabupaten Ogan Ilir, kepala UPT Puskesmas, komunitas TB MSS Ogan Ilir, PKK, dan pihak terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Sekda Dicky Syailendra menekankan pentingnya peran aktif seluruh lintas sektor dalam mendukung upaya pemerintah daerah untuk menanggulangi penyakit AIDS, TBC, dan malaria di Kabupaten Ogan Ilir.
Sinergi dan kolaborasi dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka penyebaran penyakit menular tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, drg. Suryadi Muchzal, M.Kes., dalam laporannya menyampaikan bahwa berdasarkan estimasi Kementerian Kesehatan, terdapat sekitar 1.690 kasus TBC di Kabupaten Ogan Ilir. Namun hingga Triwulan I tahun 2026, baru 145 kasus yang berhasil ditemukan.
Hal ini menunjukkan masih banyak kasus TBC yang belum terdeteksi dan berpotensi menularkan kepada masyarakat lainnya, sehingga diperlukan upaya yang lebih masif dan terkoordinasi dalam penemuan serta penanganannya. (01)







