4 Meninggal, Bus Rombongan Umroh Asal Jambi Terguling Di Jalintim  Palembang-Jambi

Inidianews.com-Sebuah Bus yang membawa rombongan jemaah Umroh Asal Provinsi Jambi, mengalami kecelakaan tunggal di Jalintim Palembang–Jambi KM 142, di Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Senin 28 Juli 2025 sekitar pukul 18.30 WIB.

Bus penumpang Qitarabu dengan nomor polisi D 7644 YU sempat terguling saat melaju dari arah Jambi menuju Palembang.

Akibat insiden tersebut, 4 orang jemaah dikabarkan meninggal dan jemaah lainnya mengalami luka-luka.

Informasi di dapat , bus maas tersebut disopir Hendra Setiawan (40 tahun), warga Jalan Gunung Payung, Kota Denpasar, Bali.

Dalam kecelakaan tersebut, sopir dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Namun nahas, beberapa penumpang lainnya merenggang nyawa dan luka-luka.

Empat korban meninggal dunia di lokasi kejadian adalah Muslima (60 tahun), warga Desa Koda, Kecamatan Ulu Upeh, Kabupaten Muaro Jambi.

Lalu Ahmad Sagari (60 tahun), warga satu desa dengan korban Muslima

Kemudian Rusmini binti Muin (69 tahun), warga Selincah, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, Suratmin (69 tahun), warga Desa Dudak Upeh, Kecamatan Ulu Upeh, Kabupaten Muaro Jambi.

Sedangkan, lima penumpang lainnya mengalami luka-luka Rusni (60 tahun), mengalami luka berat dan tak sadarkan diri, kini dirawat di Puskesmas Peninggalan.

Kemudian Suparti (60 tahun), mengalami luka ringan di bagian kening, Jon Efondi, mengalami luka ringan di pipi, Eka Putri, mengalami memar di bahu.

Identitas satu korban luka lainnya masih belum diketahui secara lengkap.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian dan saksi mata, kecelakaan terjadi ketika bus yang dikemudikan Hendra hendak mendahului kendaraan lain saat melintasi tikungan ke kiri menuju arah Palembang.

Saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk (identitas kendaraan dan sopir belum diketahui).

Karena jarak yang terlalu dekat pengemudi bus Qitarabu kehilangan kendali dan melebar ke bahu jalan sebelah kanan.

Akibatnya, kendaraan terguling ke sisi kanan jalan. Penumpang yang berada di dalam bus mengalami benturan keras, hingga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Seluruh korban telah dievakuasi ke Puskesmas Peninggalan untuk penanganan medis. Pihak berwenang juga tengah mengumpulkan data dan saksi untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengidentifikasi kendaraan yang didahului dan truk dari arah berlawanan.

Sementara itu Kasatlantas Polres Muva AKP Pandri Simbolon melalui Ka Poslanfas Simpang Tungkal Aiptu Tobing SH membenarkan kecelakaan tersebut.

“Memang benar ada kecelakaan tunggal , kami sedang fokus untuk melakukan evakuasi seluruh penumpang ,” tukasnya (Sid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *