InidiaNews.com-OGAN ILIR – Kebahagian pasca-resepsi pernikahan di Desa Muara Penimbung Ilir, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, seketika berubah menjadi mencekam pada Minggu siang, 11 Oktober 2026.
Sebuah insiden berdarah terjadi ketika seorang anak tega menusuk ayah kandungnya sendiri hingga merenggut nyawa.
Peristiwa memilukan ini diperkirakan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. Menurut keterangan salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya, aksi kekerasan tersebut meletus tepat setelah para tamu undangan di acara resepsi pernikahan mulai membubarkan diri.
“Kebetulan tamu-tamu sudah pada pulang, dan terjadilah kejadian tersebut,” ungkap sumber tersebut.
Tragedi ini ternyata tidak hanya mengorbankan sang ayah. Kepala Desa (Kades) Muara Penimbung Ilir dilaporkan turut menjadi korban keganasan terduga pelaku.
Sang Kades mengalami luka tusuk serius dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ar-Royyan Indralaya untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan bahwa sasaran utama amarah terduga pelaku sebenarnya adalah sang Kepala Desa.
Namun, sang ayah yang melihat situasi tersebut langsung bergerak maju untuk melerai pertikaian.
Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih, niat baik sang ayah justru membuatnya terkena sabetan senjata tajam milik darah dagingnya sendiri hingga meregang nyawa.
“Informasinya, terduga pelaku memang mengincar Kades itu. Namun, ayahnya terkena tusukan anaknya lantaran hendak melerai,” tambah sumber warga di lokasi kejadian.
Polisi Masih Buru Keterangan dan Bukti
Pihak kepolisian bergerak cepat merespons laporan warga terkait insiden berdarah ini.
Kapolsek Indralaya, IPTU Rangga Saputra, S.H., M.H., melalui Kanit Reskrim IPDA Indra Gunawan, A.Md., S.H., M.Si., membenarkan adanya peristiwa pembunuhan dan penganiayaan berat tersebut.
Meski demikian, pihak berwajib meminta masyarakat untuk bersabar karena aparat penegak hukum masih fokus melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan bukti-bukti pendukung.
“Anggota masih di lapangan, kami belum bisa memberikan keterangan lebih detail terkait hal tersebut. Mohon bersabar,” ujar IPDA Indra Gunawan saat dikonfirmasi.
Hingga berita ini diturunkan, motif di balik aksi nekat terduga pelaku yang menyasar Kepala Desa serta tega menghabisi nyawa ayahnya sendiri masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Satreskrim Polsek Indralaya.(01)













