INIDIANEWS.COM — Aksi unjuk rasa hingga mengurus anarkis yang dipicu kenaikan harga BBM berlangsung di depan Kantor DPRD Ogan Ilir dan Pemkab Ogan Ilir, Rabu 29 April 2026 .
Namun aksi unjuk rasa tersebut merupakan pelatihan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota), yang digelar Polres Ogan Ilir di Lapangan KPT Tanjung Senai, Kabupaten Ogan Ilir, dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan kamtibmas jelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda dan stakeholder terkait, di antaranya Sekda Ogan Ilir, perwakilan Brimob Polda Sumsel, DPRD, Kejari, KPU, Bawaslu, para camat, hingga perwakilan perusahaan dan SPBU.
Dalam simulasi tersebut, diperagakan skenario penanganan aksi unjuk rasa yang berkembang menjadi situasi kontijensi. Dimulai dari munculnya isu kelangkaan BBM yang viral di media sosial, hingga memicu aksi massa besar yang menolak kenaikan harga BBM di depan Kantor DPRD Ogan Ilir.
Ribuan massa yang tergabung dari elemen buruh dan sopir angkutan digambarkan melakukan aksi unjuk rasa yang awalnya berjalan kondusif, namun kemudian memanas akibat ketidakpuasan terhadap hasil mediasi. Situasi meningkat menjadi kericuhan dengan aksi pembakaran ban, dorong-mendorong, hingga pelemparan terhadap petugas.
Menanggapi eskalasi tersebut, aparat kepolisian melakukan tahapan pengendalian massa secara bertingkat, mulai dari Dalmas awal, Dalmas lanjut, hingga pengerahan Pasukan Huru-Hara (PHH) Brimob. Kendaraan taktis turut diterjunkan untuk mengurai massa, hingga akhirnya situasi berhasil dikendalikan dan massa dibubarkan.
Kapolres Ogan Ilir menyampaikan bahwa latihan ini bertujuan untuk menguji kesiapan personel, sarana prasarana, serta penerapan SOP dalam menghadapi situasi nyata di lapangan.
“Melalui latihan Sispamkota ini, kita memastikan seluruh personel memahami peran dan prosedur dalam penanganan aksi massa, sehingga dapat bertindak secara profesional, humanis, dan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergitas antara Polri dengan seluruh stakeholder dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Ogan Ilir.
Usai simulasi, kegiatan dilanjutkan dengan patroli skala besar sebagai bentuk kesiapsiagaan serta upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, pelaksanaan latihan Sispamkota berjalan dengan lancar dan menunjukkan bahwa Polres Ogan Ilir siap menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya dalam momentum May Day, guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.(01)










