PALEMBANG —INIDIANEWS.COM-Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan tes Computer Assisted Test (CAT) Psikologi Tahap I dalam rangka penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan berlangsung di SMK Negeri 2 Palembang pada Sabtu, 25 April 2026, mulai pukul 06.30 WIB, sebagai bagian dari rangkaian seleksi yang mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.
Pelaksanaan tes dihadiri oleh Kabag Dalpers Biro SDM Polda Sumsel AKBP S. Sophian, S.I.K., M.H., Ps. Kasubbag Psipol Bag Psi Biro SDM Polda Sumsel AKP Eka Mawarti, M.Psi., Psikolog selaku Ketua Tim Pemeriksaan Psikologi, Ps. Kasubbag Psi Pers Bag Psi Biro SDM Polda Sumsel Iptu Avy Tiasa Febrina, S.Psi., serta Iptu Cely Febrida, S.Psi. selaku Ps. Paur Subbag Sipers Bag Psi Biro SDM Polda Sumsel.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pengawasan berlapis yang melibatkan unsur internal seperti Itwasda dan Propam, serta pengawas eksternal dari organisasi masyarakat Laskar Merah Putih Sumsel. Pengawasan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan bersih dan bebas dari praktik kecurangan.
Tahapan pelaksanaan tes dilakukan secara sistematis, dimulai dari registrasi dan apel peserta, dilanjutkan arahan panitia pusat melalui zoom meeting serta pembacaan tata tertib. Panitia daerah kemudian memberikan penjelasan teknis, disusul arahan dari Ketua Tim Pemeriksaan Psikologi terkait prosedur pelaksanaan.
Sebelum memasuki ruang ujian, peserta menjalani pemeriksaan ketat guna memastikan tidak membawa perangkat yang dapat digunakan untuk kecurangan.
Setelah itu, peserta mengerjakan soal psikologi berbasis CAT, di mana hasil nilai langsung muncul secara real-time di layar komputer masing-masing peserta. Setiap peserta kemudian menandatangani hasil tersebut sebagai bentuk validasi.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa seluruh proses seleksi harus menjunjung tinggi integritas dan prinsip meritokrasi sebagai bagian dari transformasi Polri yang Presisi.
Ps. Kasubbag Psipol Bag Psi Biro SDM Polda Sumsel AKP Eka Mawarti, M.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa sistem CAT memberikan jaminan objektivitas dalam penilaian.
“Tes psikologi ini dirancang untuk mengukur potensi dan karakter peserta secara objektif. Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama, dan hasilnya murni berdasarkan kemampuan masing-masing,” ujar AKP Eka Mawarti.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa transparansi dalam proses seleksi merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Polda Sumsel memastikan tidak ada jalan pintas dalam seleksi penerimaan Taruna Akpol. Setiap peserta yang lulus adalah mereka yang benar-benar memenuhi kriteria secara kemampuan dan integritas,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
Melalui pelaksanaan seleksi yang profesional dan transparan, Polda Sumatera Selatan berkomitmen menghasilkan calon perwira Polri yang unggul, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan.(01)












