Mendatangi Pelaku Dengan Parang, Malah Pulang Tak Bernyawa, Terjadi di Tanjung Pering Ogan Ilir

Inidianews.com-Ada istilah orang Palembang berucap “Nak Ngandon Mati” artinya ” Mendatangi justru mati “.

Ini yang dialami korban YS ketika mendatangi pelaku KS. YS datang dengan membawa parang, lalu disabetkan parang ke arah pelaku KS.

Pelaku KS luka, tapi berhasil membalas dengan mengambil pisau, pisaupun dihujamkan pelaku ke tubuh YS hingga bersimbah darah , YS dilarikan ke Rumah Sakit Ar Royyan Indralaya , namun nyawanya tidak bisa tertolong.

Peristiwa adu tanding dengan senjata tajam ini terjadi Senin Siang , 27 Oktober 2025 di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Meski pelaku KS luka, tapi sempat kabur dan kini masih diburu oleh petugas Sat Reskrim Polres Ogan Ilir.

Kasat Reskrim Polres Ogan Illr AKP Mukhlis mengatakan ,pihaknya telah menerima informasi adanya Peristiwa pembunuhan tersebut.

Dikatakan AKP Mukhlis, sebelum Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi, Korban YS menerima laporan dari rekannya yang dianiaya oleh Pelaku KS.

“Korban YS, akhirnya mendatangi Pelaku dikawasan Desa Tanjung Pering sambil membawa parang,”terang AKP Mukhlis.

Saat bertemu Pelaku KS, tanpa banyak tanya Korban YS langsung mengayunkan parang ke arah kepala pelaku hingga mengalami luka

Meski sempat mengalami luka, pelaku bukannya kabur, malah melakukan perlawanan dengan menggunakan pisau.

Pisau berhasil mengenai dada, tangan dan punggung korban YS hingga bersimbah berdarah.

Malang ,korban dengan kondisi luka parah tidak bisa tertolong lagi ketika dilarikan ke Rumah Sakit Ar Royyan, hingga merenggang yawa.

AKP Mukhlis juga menambahkan, saat ini petugas masih memburu pelaku,”Petugas kita juga tengah memeriksa CCTV , yang merekam Peristiwa pembunuhan tersebut, “tuturnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *